Renungan Harian – Buah ROH

Renungan harian - karena terang hanya berbuahkan kebaikan dan keadilan dan kebenaran Efesus 59 - 19 Februari - Renungan.org
Renungan harian - karena terang hanya berbuahkan kebaikan dan keadilan dan kebenaran Efesus 59 - 19 Februari - Renungan.org

Renungan Harian Kristen hari ini: 19 Februari 2020.

Bacaan Alkitab

Karena terang hanya berbuahkan kebaikan dan keadilan dan kebenaran.

Efesus 5:9

Renungan

Banyak orang mengaku atau mengira bahwa dirinya dipenuhi Roh Kudus. Bagaimana kita bisa mengetahui pengakuan mereka benar atau tidak? Tuhan Yesus mengajar bahwa kita bisa mengenal mereka dari buahnya “Jadi dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka” (Mat. 7:20).

Kristus harus menjadi pusat dan dipermuliakan, dan bukannya “aku” yang egois: Sebenarnya jika kita merasa atau mengira bahwa kita dipenuhi Roh Kudus, maka sesungguhnya kita tidaklah sepenuhnya dipenuhi atau dikendalikan oleh-Nya, sebab jika sepenuhnya dikendalikan oleh-Nya, maka tidak akan ada lagi “aku, melainkan Kristus” (Gal. 2:20). Tidak ada lagi pemikiran, “saya kudus, saya rohani, saya dewasa, saya baik”, dan lain-lain, melainkan hanya Kristus saja. Tuhan Yesus Kristus berkata bahwa ketika Roh Kudus datang, “Ia akan memuliakan Aku (Yesus)” (Yoh. 16:14).

Jika kita dikendalikan oleh Roh Kudus, Dia akan memakai hati, pikiran, lidah, mulut, kehidupan, ibadah, pelayanan, talenta, dan keterampilan kita untuk memuliakan Tuhan Yesus saja, untuk menyenangkan hati Tuhan saja, dan bukannya untuk diri kita sendiri atau siapa pun atau apa pun, “Ia (Yesus) harus makin besar, tetapi aku harus makin kecil” (Yoh. 3:30). Banyak orang yang mengaku bahwa mereka yang dipenuhi Roh Kudus dengan berbicara bahasa lidah bisa memuji Tuhan kita Yesus Kristus, namun mereka juga meninggikan diri sendiri, meninggikan ibadah mereka yang berpusatkan manusia, meninggikan doktrin mereka yang salah, dan meninggikan musik mereka yang duniawi. Mereka tidaklah dipenuhi Roh Kudus sama sekali! Bagaimana dengan kita? Ketika kita dikendalikan oleh Roh Kudus, kita bukannya “berbahasa lidah”, melainkan “dan berkata-katalah seorang kepada yang lain dalam mazmur, kidung puji-pujian dan nyanyian rohani. Bernyanyi dan bersoraklah bagi Tuhan dengan segenap hati. Ucaplah syukur senantiasa atas segala sesuatu dalam nama Tuhan kita Yesus Kristus kepada Allah dan Bapa kita” (Ef. 5:19-20).

Buah Roh Kudus haruslah terlihat: buah Roh Kudus yang paling jelas adalah “kekudusan” (Rm. 6:22), dan “kebaikan dan keadilan dan kebenaran” (Ef. 5:9) dan “kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu” (Gal. 5:22-23).

RENUNGKAN: Apakah saya memiliki buah Roh Kudus?

DOAKAN: Oh Tuhan, tolonglah saya bisa menghasilkan buah Roh Kudus.